IFRAME SYNC

ibadah Ucapan Syukur Keluarga Besar Ermando Napitupulu Bersama Pengurus Majelis GPIB Yahya Grogol


filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: video;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: null;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: off;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;

Jakarta, Posindonesia.net-

22/6/2025, Keluarga Ermando Napitupulu bersyukur merayakan sukacita mereka karena Anthony Mulya Ermando merayakan HUT kedua merayakan atas kelulusan meraih gelar Sarjana Theologia dari STT IKAT pimpinan Dr. Jimmy Lumintang dan ketiga keluarga itu merayakan 4 Tahun Pernikahan.

Sukacita atas Ucapan Syukur Keluarga Ermando Napitupulu bersama Majelis dan Jemaat Pospel Annamartha yang berusia ke-58 tahun yang meskipun belum menjadi jemaat mandiri karena jumlah jemaat aktif sekitar 50 KK (kurang dari syarat minimal 75 KK), Pos Pelayanan Annamartha tetap aktif melayani dan bertumbuh dalam iman. Hal ini disampaikan dalam wawancara dengan Pdt. Esther Suthya Tumansery, S.Si., Theologia,

Pos pelayanan GPIB ini sebelumnya sudah berdiri sekitar 58 atau 59 tahun lalu umurnya, berarti sudah lama di tahun 60-an memang harus ada persyaratan jumlah jadi jumlah kartu keluarga 75 KK itu harganya persyaratan untuk berdirinya suatu menjadi bagian Jemaat,

Lalu dilanjutkan menjadi Jemaat mandiri itu jumlah sangat perlu jadi gedung gerejanya harus ada lalu warga jemaatnya 75 kepala keluarga, lalu keuangannya juga sudah mulai diatur,

Dengan proses itu sehingga kepengurusan bisa menjadi mandiri baik secara administrasi terutama jumlah warga Jemaat yang belum memenuhi sebagai kelompok pos pelayanan GPIB tetap didorong dan tetap semangat, paling tidak sekalipun bila kuota jemaat pos pelayanan harus tetap membuat permohonan, karena sudah bagus sekian tahun cukup lama ya kalau sudah secara usia manusia sudah luar biasa.
Itu baru sesuatu yang permohonan terbentuknya pos pelayanan, Tambah Pdt Ester.

Di saat Pandemi COVID-19 dan migrasi warga, khususnya warga Manado yang kembali ke kampung halaman, mempengaruhi jumlah jemaat. Namun, kehadiran gedung gereja dan semangat pelayanan jemaat menjadi modal penting. Dukungan penuh dari GPIB Yahya Grogol dalam hal sumber daya manusia dan pembinaan iman juga sangat berarti,

Pos Pelayanan Annamartha aktif dalam pelayanan sosial di lingkungan sekitar, yang mayoritas merupakan area perindustrian, dengan mengadakan kegiatan bakti sosial seperti pengobatan gratis, pembagian pakaian bayi, dan pemeriksaan kesehatan. Hal ini mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat dan menunjukkan kehadiran gereja bagi sesama.

Ibadah Pengucapan syukur pada Minggu, 22 Juni 2025, juga menjadi momentum untuk mengucapkan selamat kepada Anthony Mulya Ermando, S.Th., atas kelulusannya dan memperbarui komitmen pelayanan, khususnya dalam membangun gereja yang ramah anak. Pdt. Esther menekankan pentingnya gereja sebagai tempat pembentukan karakter dan spiritualitas anak-anak.

Keluarga Ermando-Napitupulu menyampaikan terima kasih atas dukungan jemaat GPIB Yahya Grogol, Pos Pelayanan Annamartha, dan rekan-rekan PEWARNA Indonesia. Anthony Mulya Ermando berkomitmen untuk terus menyuarakan kebenaran Injil Kristus.

Anthony merasa bersyukur karena ia telah memenuhi nazarnya memenuhi harapan Almarhumah Ibunda kekasihnya Netty br. Samosir, “Mamaku berpesan kepada anak-anaknya agar kelak ada yang meraih gelar Theologia agar senantiasa dapat memuliakan nama Tuhan dan mengabarkan sukacita Injil kepada semua umat,” ujar Anthony. Dan kini Anthony telah memenuhi harapan sang ibunda.
(Margareth/Pewarna)

Berita Terkait

Top
onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT