Kejamnya Oknum Polisi Yang Secara Brutal Melindas Seorang Ojek Online

Jakarta, Posindonesia.net –
29-08-2025, kembali terjadi pelanggaran HAM, terlihat di video yang viral di.medsos, Live tiktok , korban para pendemo yang sedang menyuarakan Suara rakyat tidak didengar oleh Wakil rakyat DPR-RI maupun juga oleh penegak hukum di negara ini.
Sungguh miris, kenapa begitu mudahnya Pemerintah di Era kepresidenan Bapak Prabowo dan Gibran baik DPR-RI, MPR, Mentri yang baru dipilih rakyat, saat ini tidak mendengar Suara Rakyat dan ketika Rakyat sedang demo menuntut “Dibubarkan saja DPR” karena sering memakan uang rakyat dari hasil APBD harus membentur kan masyarakat dengan Aparat Kepolisian, yang mana jajaran Polisi seharusnya mengayomi dan melindungi rakyat nya, namun dinilai bertolak belakang dengan semboyan seorang polisi,bukan mengayomi namun menindas dan menjadikan para pendemontrasi seolah oleh musuh yang harus di singkirkan demi kepentingan golongan.
Sungguh di luar nalar dan akal sehat manusia,bahkan disaat rakyat Indonesia menyuarakan Suara Rakyat terlihat ada juga ada banyak pelanggaran {HAM} Yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian Brimob menggunakan alat tempur BARAK KUDA AMFIBI harus terjadi Insident yang mengenaskan ada korban jiwa yang dilindas sehingga memakan korban seorang Gojek Online dan harus mengalami luka yang teramat berat karna terlindas mobil tempur Barakuda bahkan hingga menghilangkan nyawa seorang Gojek Online dan saat di larikan ke rumah sakit,ternyata sudah tidak tertolong lagi.
Sungguh tidak bermoral, satuan BRIMOB yang semestinya harus Humanis , harus dan wajib bertanggung jawab atas meninggal nya korban OJOL yang terlindas,yaitu korban yang benama : Mohammad Umar A
kelahiran : SUKABUMI, 19-08-1995
dengan alamat tinggal yang tertera di KTP: KP.SUKAMUKTI, RT.001 RW. 001, DESA CIKIDANG.
Sangat di sayangkan kenapa di negeri tercinta ini seperti sudah tidak ada keadilan, bahkan terjadi sebalik nya, seorang aparatur negara dari kesatuan POLISI malah bukan mengayomi dan Humanis, melindungi namun menjadikan pelindung dari OKNUM yang tidak bertanggung jawab.
Yang di mana harus melindungi rakyat Indonesia kini menjadi musuh rakyat.
Sungguh NKRI sedang tidak baik baik saja,proses tindakan tegas bagi polisi yang melindas Ojol Gojek harus ditindak tegas dan rakyat Indonesia menuntut DPR-RI harus lebih mementingkan kepentingan rakyat Indonesia bukan mementingkan diri sendiri ataupun golobgan.
(Robi/Redaksi)