Peluncuran Rumah Tidak Layak Huni (Bedah Rumah), Jamban Sehat, Dan Launching Bentor Sedot Tinja Layanan Masuk Gang (BOLANG) Dinas Perkimtan Dibuka Wakil Walikota Tangerang

Dinas Perkimtan Kota Tangerang Peluncuran Program Rumah Tidak Layak Huni(Bedah Rumah), Jamban Sehat Dan Launching Bentor Sedot Tinja Layanan Masuk Gang Dibuka Wakil Walikota Tangerang (Advertorial)
KOTA TANGERANG, POSINDONESIA.NET-
Dalam Rangka 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Tangerang bersama Dinas Perkimtan menggelar Acara Peluncuran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Kayak Huni (Bedah Rumah), Jambanisasi Sehat Dan Launching ‘BOLANG’ :Bentor Sedot Tinja Layanan Masuk Gang.
Pemerintah KotaTangerang
Melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Di tahun 2025, Pemerintah Kota Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 juta per unit untuk program bedah rumah, naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp20 juta. Sebanyak 1.000 unit rumah tidak layak huni ditargetkan akan diperbaiki.
Kepala Dinas Perkimtan Kota Tangerang, Decky Priambodo, menjelaskan hal tersebut saat kegiatan bedah rumah dan peluncuran armada “BOLANG” alias bentor sedot tinja masuk gang di Kelurahan Pabuaran, RT.003, RW 01, Kecamatan Karawaci, Rabu 30 April 2025, 15.00 Wib di sekitar rumah warga yang hendak dibongkar penerima manfaat Bedah rumah.

“Kami ingin memastikan warga berpenghasilan rendah memiliki rumah yang sehat, layak huni, dan menjadi aset yang dimiliki sendiri, bukan menumpang,” jelas Decky.
Decky menjelaskan, pembangunan rumah layak huni bukan hanya soal tempat tinggal, tapi juga bagian dari penanganan isu-isu strategis. Di antaranya penanggulangan penyakit menular seperti TBC, penurunan angka stunting, pengurangan kawasan kumuh, serta upaya menekan kemiskinan ekstrem,
Adapun Salah satu penyebab TBC adalah rumah yang tidak memiliki ventilasi baik. Rumah yang kami bedah akan disesuaikan agar mendukung kesehatan penghuninya,” tambahnya.
Sementara itu, Program bedah rumah sudah berjalan sejak 2014 dengan total 8.656 unit rumah telah diperbaiki. Di tahun 2025, jumlah rumah yang akan direnovasi meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 500 unit.

Tahun ini ditargetkan 1.000 rumah. Ini bentuk komitmen kami memperluas jangkauan manfaat,” ujarnya,
Dan 176 Jamban Sehat dan Motor “BOLANG ” Masuk Gang.
Selain bedah rumah, Pemerintah Kota Tangerang juga membangun 176 unit jamban sehat di tahun 2025. Sejak 2015, sudah 6.553 unit jamban dibangun di seluruh Kota Tangerang.
Untuk menjangkau warga di gang sempit yang tidak bisa masuk mobil untuk menyedot tinja, untuk Pertama kalinya Pemerintah Kota melalui Dinas Perkimtan meluncurkan kendaraan khusus bernama Bolang (bentor sedot tinja) bagi warga Kota Tangerang. Adapun Bolang yang saat ini ada 2 Unit dengan kapasitas 600 liter untuk menyedot tinja, “Pungkas Decky, Kadis Perkimtan Kota Tangerang.
“Kota Tangerang menjadi satu-satunya Kota Kawasan di Provinsi Banten yang sudah 100% ODF dan atau bebas dari buang air sembarangan sejak 2022. Ditambah Bolang hadir untuk memastikan layanan sedot tinja menjangkau semua lapisan masyarakat,” terang Decky, Kepala Dinas Perkimtan Kota Tangerang.
Adapun sementara dalam Sambutannya, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menegaskan bahwa bantuan ini hanya diberikan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria, seperti penghasilan di bawah UMK dan tidak memiliki rumah lain.
“Kalau masih punya kontrakan 20 atau mobil lebih dari satu, jangan bangga dapat bantuan. Itu artinya Anda bukan sasaran kami. Bantuan ini untuk yang benar-benar membutuhkan,” Ujar tegas Maryono Hasan, Wakil Walikota Tangerang.
Maryono sebagai Wakil Walikota nomor 2 pejabat yang Humanis di Kota Tangerang juga berharap agar semua pihak di lingkungan seperti RT, RW, Lurah, hingga BKM bisa bersinergi, saling bekerjasama agar program Bedah Rumah, Jambanisasi, ‘BOLANG’ ini berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
“Kalau ada kekurangan anggaran, mari rereyongan, gotong royong. Jangan sampai rumah tidak selesai hanya karena dana kurang Rp 2 juta,” tutup ujar Wakil Walikota Tangerang, Maryono di tengah Acara persemian Bolang.
Program bedah rumah dan pembangunan jamban sehat ini merupakan bukan sekadar infrastruktur saja , melainkan bagian dari upaya menyeluruh menjadikan Kota Tangerang sebagai kota sehat, layak huni, dan manusiawi bagi seluruh warganya agar Sehat didahului dari Rumah, Ujar tambah Kepala Dinas Perkimta Kota Tangerang, Decky.
(ADV)