Diduga Pekerjaan Drainase Dikerjakan Asal-Asalan Dan Pekerjaan Tidak Transparan Sarat Dengan Korupsi | POSINDONESIA.NET
class="post-template-default single single-post postid-4020 single-format-standard custom-background wp-custom-logo" id="top">
mgid.com, 749657, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Diduga Pekerjaan Drainase Dikerjakan Asal-Asalan Dan Pekerjaan Tidak Transparan Sarat Dengan Korupsi

Kota Tangerang, Posindonesia.net

– Menyikapi hasil pantauan pekerjaan drainase saluran air , Gabungan Wartawan saat mengkonfirmasi kepada warga terkait pekerjaan saluran air/drainase di Jl. Perkutut 8 RT 04 RW 06 Kota Tangerang dan menurut warga yang memberikan keterangan diduga adanya keganjalan-keganjalan atau ketidak jelasan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, salah satunya tidak sesuai dengan aspirasi warga yang sudah disepakati pada pertemuan sebelumnya dengan salah satu anggota dewan bahwasanya saluran air pada waktu rapat posisinya berada di tengah tapi kenyataan nya di lapangan saluran air berada di samping jalan, sehingga warga merasa terganggu dan dirugikan karena rumahnya terkena galian saluran air/drainase.

Hasil pantauan investigasi gabungan wartawan. Pekerjaan tersebut juga menarik perhatian publik perihal perizinan Pekerjaan yang tidak di jalankan sepenuhnya oleh pihak pelaksana atau PT yang mengelola pekerjaan tersebut hal ini dibuktikan dengan beberapa hal diantaranya ;
1.Tidak terpasangnya Papan Anggaran secara transparan supaya dapat dilihat oleh masyarakat.

2.Tdak menyebutkan PT atau Pelaksananya siapa dan dari mana di rahasiakan.

3.Tidak ada laporan atau izin dari kelurahan Neglasari perihal pekerjaan tersebut sehingga pemerintah setempat tidak mengetahui adanya pekerjaan galian saluran air di Jl. Perkutut 8 RT 04 RW 06

Bahkan kepada salah satu anggota dewan berinisial (S) pun ketika di konfirmasi memberikan keterangan bahwa tidak tahu menahu tentang Pekerjaan Saluran air semuanya diatur oleh pihak pelaksana ujar dewan tersebut.

4. Terkait dana anggaran pekerjaan tersebut juga tidak jelas dan transparan di rahasiakan pada saat di konfirmasi kepada salah satu warga berinisial (N) terkait dana anggaran warga menyebutkan nominal 250 juta itupun keterangan pada saat rapat bersama anggota dewan saja tetapi di waktu pelaksanaan tidak disebutkan jumlah anggarannya berdasarkan beberapa poin di atas.

Gabungan Wartawan mengharapkan kepada pemerintah setempat tembusan ke Dinas PuPr Provinsi untuk segera turun tangan menyelesaikan masalah ini dan memberikan teguran serta mengambil tindakan tegas kepada pihak pemborong kemudian dan memberikan sangsi sesuai dengan hukum atau undang-undang Keterbukaan Publik.
Berlaku agar supaya setiap kegiatan-kegiatan pemerintah di wilayah Kota Tangerang terkontrol dengan baik sehingga tidak dirusak Dengan sistem korupsi anggaran yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab demikian seputar pekerjaan drainase di Jl. Perkutut 8 RT 04 RW 06 dilaporkan.

Dan salah satu warga , Lurah, salah satu Anggota DPRD Kota Tangerang sangat menyesali atas pekerjaan drainase ini karna kurangnya sosialisasi keterbukaan , perizinan pekerjaan yang sedang dikerjakan, ya apa boleh dikata karna sudah dikerjakan biar bermanfaat bagi warga, Ujar Lurah setempat.
(Tim)

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.